+6221 7866173, 7866174 Fax +6221 7271018
08568250266

Tentang Kami


Percetakan SMK Grafika Desa Putera - PT Grafilin Desa Putera

Segera setelah Perang Dunia Kedua dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia diliputi keadaan yang memprihatinkan akibat perang yang berkepanjangan. Kondisi ini terutama melanda kalangan kaum miskin. Tidak lama sesudah itu Indonesia dipenuhi dengan anak-anak miskin, telanjang, kurang diperhatikan dan dalam keadaan yang sungguh-sungguh memprihatinkan. Kebanyakan dari mereka yatim piatu. Keberadaan mereka menggugah hati para Bruder Kongregasi Budi Mulia, Santa Perawan Maria dari Lourders  dan Perhimpunan Vincentius untuk ambil bagian dengan berdirinya Panti Asuhan Desa Putera pada tanggal 30 Juni 1947.

 Sejak saat itu Desa Putera terus berkembang dan maju. Tahun demi tahun Desa Putera mendirikan institusi pendidikan. Pada tahun yag sama, sebuah sekolah dasar didirikan dan terus berkembang. Tahun 1950, Desa Putera memulai usaha penjilidan buku yang telah diperluas oleh Br. Basilides. Dari beberapa perusahaan di kota, Desa Putera mendapatkan sumbangan berupa beberapa buah mesin cetak. Pada awalnya mesin-mesin ini dipergunakan oleh anak-anak Panti Asuhan Desa Putera untuk melatih keterampilan mereka di bidang percetakan dan juga mencari pemasukan bagi Panti Asuhan Desa Putera. Untuk memanfaatkan mesin-mesin cetak tersebut, Br. Corsini dan Br. Basilides mencoba mengajar 12 anak-anak Panti Asuhan Desa Putera.

 Pada tahun 1968, Br. Eulogus dikirim ke Desa Putera dengan membawa mesin cetak. Akhirnya pada tahun 1970 dibuka Sekolah Teknik Menengah Grafika.

 Pengembangan dari Belanda dan Jerman dengan dedikasi, semangat kerja, manajemen yang bijaksana membantu perkembangan SMK Grafika Desa Putera. Desa Putera mencapai tonggak sejarah dalam karirnya di dunia percetakan dan grafika saat GTC (Graphic Training Center) dibuka pada tahun 1993.

 Pada mulanya SMKG Desa Putera hanya digunakan untuk pelatihan siswa tetapi pada  perkembangan selanjutnya SMKG Desa Putera memberanikan diri menerima order cetakan; keuntungan yang diterima disubsidi silang untuk menekan biaya praktikum siswa, perawatan mesin, kesejahteraan guru/instruktur dan karyawan unit percetakan serta sebagian disimpan untuk membeli mesin-mesin baru.

 Kini, SMK Grafika Desa Putera merupakan salah satu sekolah favorit di Jakarta dan sekitarnya dan Indonesia pada umumnya, juga percetakan yang terkenal akan kualitas produksinya dengan pelayanan yang dapat dipercaya dan telah menunjukkan reputasi yang baik di dalam maupun luar negeri. Percetakan mempunyai 80 tenaga yang berpengalaman dan berdiri di lokasi tanah dua hektar.

 

Pondok Glorieux, Desa Putera

Dengan optimis yang besar Br. Martin Dol, BM merintis usaha ini pada tahun 2000-an. Mesin-mesin lilin pun didatangkan dari negara Eropa seperti Belanda, dengan harga second dan murah.  Ketel-ketel pemanas dengan kualitas tinggi memberikan produk lilin yang cukup baik.

Pemasaran pun di mulai dengan melihat kebutuhan lilin yang cukup tinggi, baik di sekitar Jakarta maupun luar kota bahkan luar Pulau Jawa. Produksi ini memang bermula dari usaha kecil yang bersifat home industri dengan omset sedikit.

Produk lilin di Pondok Glorieux ini menghasilkan produk lilin tanpa asap sehingga ramah lingkungan. Lambat-laun nama produk lilin Glorieux mulai dikenal konsumen dari pembicaraan demi pembicaraan. Awalnya produk dikhususkan pada kebutuhan Paroki/Gereja yang membutuhkan lilin altar, lilin baptis, komuni, paskah, lilin devosi dll. Dalam perkembangannya perlu adanya lilin kreasi supaya tidak menutup kemungkinan untuk kebutuhan paroki saja. Memang perlu tenaga untuk menciptakan dan berpikir akan hal itu, maka munculah produk lilin untuk kenangan, lilin ulang tahun, lilin souvenir, lilin cafe-cafe, sehingga lilin ini bisa dibuat berdasarkan pesanan dan terbatas.

Glorieux merupakan nama Bapa Pendiri Bruder-bruder Budi Mulia, hal ini menjadi inspirasi bawa usaha ini bisa menerangi dan memberkati banyak orang.

Karya produksi lilin memberi dampak yang baik dan tidak menutup kemungkinan bagi orang bisa berlatih untuk membuka usaha yang sama di daerah lain. Sehingga karya pun bisa dikenal hampir seluruh daerah nusantara dari barat dan timur.

Sudah hampir 17 tahun usaha ini berjalan, perlu penanganan yang profesional maka perlu diwujudkan dalam bentuk badan usaha yaitu PT.